Senin, 13 Mei 2019

Resensi Oleh Difa



ULASAN NOVEL
Identitas karya
Judul Buku : Bintang                                                  
Pengarang:Tere Liye                                                               
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama                         
Tahun Terbit : 2017
Cetakan : ketiga (Juli 2017)
Tebal Buku : 380 Halaman
Harga Buku : Rp.97.000,00
     
               Ancaman Mematikan Bagi Dunia Paralel
            Bintang adalah buku keempat dari serial Bumi karya Tere Liye. Buku ini menceritakan kelanjutan dari petualangan yang dihadapi oleh Raib, Seli dan Ali. Mereka adalah teman baik. Remaja, murid kelas 11 yang menyimpan rahasia besar. Raib dianugerahi kemampuan dapat menghilang. Seli, teman sebangku Raib dapat mengeluarkan petir dari telapak tangannya. Dan Ali, si biang kerok sekaligus si genius, dapat berubah menjadi beruang raksasa.
            Setelah 3 kali berhasil menyelamatkan dunia paralel dari kehancuran, kini Raib,Seli dan Ali kembali dihadapkan pada masalah yang jauh lebih besar. Hal ini bermula saat petualangan mereka di Klan Bintang. Sebuah klan yang memiliki peradaban paling maju dibanding Klan Bumi, Klan Bulan bahkan Klan Matahari sekalipun. Namun, perjalanan mereka menjadi kacau ketika Raib dan teman-temannya menjadi buronan Kota Zaramaraz. Dimana para penguasa Klan sangat membenci para pemilik kekuatan.
            Buku ini menceritakan peristiwa yang terjadi setelah Raib dan teman-temannya berhasil kabur dari penjara Kota Zaramaraz, Klan Bintang. Mereka bergegas memberitahu pesan penting kepada Pemimpin Klan Bulan dan Klan Matahari. Rencana tersebut tak lain adalah ancaman oleh Sekretaris Dewan Kota Zaramaraz yang akan meruntuhkan pasak bumi. Ketika hal itu terjadi, maka 3 klan permukaan akan musnah, menyisakan Kota Zaramaraz dan era pemilik kekuatan akan berakhir.
            Melalui perundingan kedua klan, Raib dan teman-temannya ditugaskan untuk kembali ke Klan Bintang. Tidak seperti dulu, kini mereka membawa sebuah misi besar, yakni mengamankan pasak bumi yang akan diruntuhkan oleh Sekretaris Dewan Kota Zaramaraz tersebut. Mereka didampingi Miss Selena, guru matematika mereka yang sebenarnya adalah pengintai terbaik Klan Bulan beserta 10 anggota Pasukan Bayangan dan Pasukan Matahari.
            Berkat kejeniusan Ali, dari ribuan pasak yang ada, mereka dapat menyederhanakan kemungkinan pasak manakah yang akan diruntuhkan oleh Sekretaris Dewan Kota Zaramaraz tersebut. Mereka hanya perlu memeriksa 6 titik kemungkinan pasak itu berada. Selain itu , Ali juga berhasil menemukan jalan ke Klan Bintang yang lebih efisien dan aman untuk petualangan mereka.
            Misi ini akan diakukan sebulan setelah perundingan antar klan terjadi. Miss Selena dan 10 Anggota Pasukan akan menggunakan kapsul buatan para ilmuwan Klan Bulan dan Klan Matahari. Sedangkan Raib dan teman-temannya memilih menggunakan kapsul ILY buatan Ali sebagai kendaraan menuju klan Bintang. Setelah semua berkumpul di halaman rumah Seli, Raib segera membuka portal menuuju Klan Bintang lewat Buku Kehidupan miliknya.
            Rombongan tersebut memilih untuk mendarat di Ruangan Padang Rumput milik Meer. Meer adalah seorang ilmuwan Klan Bintang yang membantu mereka selama berada di klan tersebut. Sayangnya mereka tidak menyadari, bahwa ruangan tersebut telah dimata-matai oleh pasukan Klan Bintang. Pertarungan pun tak terelakkan. Meski berhasil melewati rintangan pertama, pertualangan ini tetaplah tidak mudah.
            Mereka harus menelan pahitnya kenyataan. Setelah kehilangan Panglima Barat Saad dan anggota Pasukan Bayangan lainnya, pasak pertama yang mereka temukan bukanlah pasak yang akan dihancurkan oleh Sekretaris Dewan Kota Zaramaraz. Tak putus asa, mereka kembali melnjutkan perjalanan untuk memeriksa 5 titik lagi untuk menemukan pasak tersebut.
            Petualangan mereka tak mudah. Hampir saja mereka akan dijadikan santapan oleh ribuan laba-laba raksasa Klan Bintang. Beruntung Raib dapat memecahkan masalah ditengah-tengah kegentingan. Tidak selamanya bahaya, mereka bertemu dengan teman –teman baru di Ruangan Padang Sampah, sekaligus berjumpa dengan teman lama di Ruangan Padang Senyap.
            Raib, Seli dan Ali berjumpa kembali dengan Faar, seorang pemilik kekuatan sekalius teman baik mereka selama berada di Kota Zaramaraz. Faar menyelamatkan Raib dan teman-temannya yang sekarat. Sayang, pertemuan menyenangkan tersebut berakhir ketika Sekretaris Dewan Kota berhasil memanggil Armada Kedua Klan Bintang dan membuat kekacauan disana.
             Raib dan teman-temannya behasil meloloskan diri dan meneruskan misi mereka. Hingga akhirnya ketika mencapai lokasi ke-6, mereka menyadaribahwa mereka gagal. Semua pengorbanan mereka selama ini sia-sia. Tidak ada pasak bumi yang akan diruntuhkan dari keenam titik yang mereka lalui.
            Disaat itulah Raib menggunakan kemampuan terhebatnya, yakni berbicara dengan alam. Mereka menyusup kedalam Kantor Dewan Kota dan memecahkan teka-teki dan berhasil menemukan lokasi pasak tersebut. Dan bersatu untuk membentuk formasi makhluk cahaya untuk menggagalkan rencana itu.
            Raib dan teman-temannya berhasil menyelamatkan dunia paralel, sekaligus mendatangkan ancaman paling menakutkan bagi keempat klan. Si Tanpa Mahkota telah bebas. Nama yang sudah disebut-sebut pada petualangan pertama mereka, yang konon memiliki kekuatan terbesar. Dan ternyata, merekalah yang telah melepasnya.
            Bintang adalah buku yang ditunggu-tunggu oleh penggemar novel fantasi karya Tere Liye. Apalagi novel ini bukanlah akhir dari perjuangan yang dialami oleh para tokohnya. Justru novel ini mengawali konflik terbesar yang akan dihadapi  oleh Raib dan teman-teman. Alur cerita yang sulit ditebak mampu mematahkan ekspetasi pembacanya.
            Bahasa yang digunakan dalam novel ini adalah bahasa yang sukar dipahami oleh pembaca awam. Bagi penggemar setia mungkin tidak asing pada istilah-istilah dalam buku ini, lain halnya dengan pembaca baru.
            Dikarenakan alur cerita yang saling berkaitan pada seri-seri sebelumnya, ada baiknya agar pembaca terlebih dahulu mengikuti novel ini dari seri Bumi, Bulan dan Matahari. Dengan ini pembaca akan mudah mengikuti alur dan konflik yang disajikan.

1 komentar:

Lomba Resensi Buku

Lomba kali ini siswa diharapkan mampu mengulas sebuah buku terbitan di atas 2015. Siswa menuliskannya secara biasa di buku tulis dan mengeti...